08/08/2016
That moment, lu ingin bertahan kepada seseorang yang jauh, jauh dari lu, bahkan lu gatau sebenarnya apa yang ia perbuat diseberang sana, sama sekali ga pernah, dan lu hanya memilih untuk tetep percaya kepada pengakuannya, percaya bahwa dia pasti tidak melakukan hal yang bikin kepercayaan lu runtuh, pernah jatuh cinta sama seseorang yang bahkan gak pernah lu temui secara langsung, lu hanya pernah melihat ketikan tulisannya, dan mendengar suaranya, dari situ lu langsung jatuh cinta sama dia, pernah? bagaimana rasanya?
"GUE... UDAH TAKEN!" seru lu kepada teman teman lu seraya tersenyum penuh arti, mereka hanya menatap lu penuh tanya, mungkin bingung atau pasti sudah menebak "ldr, lagi?" ya... setiap kali lu berusaha menjalin cinta, lagi lagi pasti. ldr. "gila lu ya, gapernah dapet yang asli sekali kali kek! lu udah sering dikecewain, sering ditinggalin, karena apa lagi alasannya? JARAK!" tapi lu cuma menutup telinga, berharap mereka sadar, berharap lu bisa cepet cepet buktiin kesemua temen temen lu, kalo yang kali ini beneran beda dan serius, ya lu harus ngebuktiinnya, dia spesial, dia berbeda, lu yakin gaakan disakitin lagi seperti yang sebelum sebelumnya, lu bener bener sayang sama dia.
Langit malam terlihat mendung, ya sudah pasti mendung karena langit malam tentu gelap. bukan. bukan itu maksud lu, tidak ada bintang yang menghiasi langit itu, seperti malam kemarin, lu liat banyak bintang, namun malam ini lu sama sekali tidak melihat bintang, dingin. dingin. sampai sampai menusuk tulang, lu butuh kehangatan, "LINE" notif! notif! ada notif! "Hey selamat malam, sayang. bagaimana harimu?" pesan darinya, lu langsung menyunggingkan senyum ketika melihat pesan itu, bagaimana tidak? itu pesan dari orang yang berarti dihidup lu sekarang, padahal kalian bisa dibilang belum terlalu mengenal satu sama lain, namun ntah mengapa lu langsung mengecap dia sebagai orang yang berarti dihidup lu sekarang, logis kah? mau logis atau tidak, orang tua dulu pernah berkata "percuma berdebat dengan orang yang sedang jatuh cinta" intinya lu gaakan peduli apa kata orang, karena lu sedang jatuh cinta, tapi jatuh cinta ini berbeda, seperti lu tidak pernah merasakan perasaan ini kepada yang sebelum sebelumnya, got the point?
***
Jarak...distance, lu jatuh cinta sama orang yang bahkan jauhnya ga kepalang dari tempat lu berada, bahkan kalian berdua sampai memutuskan buat menjalin hubungan lebih serius lagi, "kuat ldr?" tanyanya. dan lu cuma menjawab "kuat siapa takut, asalkan respect dan saling percaya aja!" seraya tersenyum sumringah mengetik dan mengirim itu kepadanya. hari hari berlalu, bahkan hampir setiap hari, setiap menit kalian berdua berkirim pesan, sekedar ngobrol bertukar cerita atau berkirim suara, atau bahkan sampai telfonan sampai larut malam, "aku sayang banget sama kamu, baru pertama kali ketemu yang kaya begini, aku harap kamu ngga ninggalin aku." tersenyum ketika mendengar dia berkata itu? ya. lu bahkan gabisa nyembunyiin kegirangan lu, lu bahkan gabisa berhenti tersenyum, lu sampai gabisa tidur sangking senengnya, dan bahkan sempat berpikir lu adalah wanita paling bahagia, paling beruntung udah ketemu sama dia walaupun harus kepisah sama jarak, tapi lu hanya berpikir "calm down, jarak ini cuma sementara" "GUE... UDAH TAKEN!" seru lu kepada teman teman lu seraya tersenyum penuh arti, mereka hanya menatap lu penuh tanya, mungkin bingung atau pasti sudah menebak "ldr, lagi?" ya... setiap kali lu berusaha menjalin cinta, lagi lagi pasti. ldr. "gila lu ya, gapernah dapet yang asli sekali kali kek! lu udah sering dikecewain, sering ditinggalin, karena apa lagi alasannya? JARAK!" tapi lu cuma menutup telinga, berharap mereka sadar, berharap lu bisa cepet cepet buktiin kesemua temen temen lu, kalo yang kali ini beneran beda dan serius, ya lu harus ngebuktiinnya, dia spesial, dia berbeda, lu yakin gaakan disakitin lagi seperti yang sebelum sebelumnya, lu bener bener sayang sama dia.
Langit malam terlihat mendung, ya sudah pasti mendung karena langit malam tentu gelap. bukan. bukan itu maksud lu, tidak ada bintang yang menghiasi langit itu, seperti malam kemarin, lu liat banyak bintang, namun malam ini lu sama sekali tidak melihat bintang, dingin. dingin. sampai sampai menusuk tulang, lu butuh kehangatan, "LINE" notif! notif! ada notif! "Hey selamat malam, sayang. bagaimana harimu?" pesan darinya, lu langsung menyunggingkan senyum ketika melihat pesan itu, bagaimana tidak? itu pesan dari orang yang berarti dihidup lu sekarang, padahal kalian bisa dibilang belum terlalu mengenal satu sama lain, namun ntah mengapa lu langsung mengecap dia sebagai orang yang berarti dihidup lu sekarang, logis kah? mau logis atau tidak, orang tua dulu pernah berkata "percuma berdebat dengan orang yang sedang jatuh cinta" intinya lu gaakan peduli apa kata orang, karena lu sedang jatuh cinta, tapi jatuh cinta ini berbeda, seperti lu tidak pernah merasakan perasaan ini kepada yang sebelum sebelumnya, got the point?
***
"Bahkan gaada salahnya gue sama dia sekarang, guys. kalian bisa liat how he treat me so well." jelas lu seraya memperlihatkan chat dia satu persatu kepada teman teman lu, bagaimana dia bisa merangkap menjadi seorang 'pacar', 'sahabat', dan bahkan seorang 'kakak' dan salah satu dari mereka langsung menyahut "lihat bagaimana yang sebelum sebelumnya bertingkah, seperti ini juga kan? bahkan bisa dikatakan, sepertinya yang ini sedang mencari celah untuk bikin lu tambah sayang dengan kata kata nya yang manis tapi asal nyeplos juga..." teman lu menghentikan ucapannya, dan disambung teman lu yang lain "tapi endingnya pasti bakalan sama, lu harus punya prinsip untuk membedakan yang mana laki dan yang mana cowok, dimana..." bahkan temen lu belum menyelesaikan ucapannya lu udah menyela "stop it, guys".
Ya jangan dengerin kata mereka, biarlah mereka berkata apa, lu udah yakin kan?
Sudah 2 bulan lamanya lu ngejalanin hubungan jarak jauh ini sama dia, bahkan selama 2 bulan banyak hal yang bikin lu gregetan, ya kalian sering berantem, kalian sering beda pendapat, tapi pada akhirnya kalian mengalah satu sama lain, merasa ketika kalian tetap bertahan pada ego masing masing, semuanya gaakan selesai, maka kalian mengalah satu sama lain. sampai pada akhirnya...
Lu udah nunggu balasan chatnya selama 2 jam yang lalu, tapi lihatlah? belum ada balasan apapun, oh ya mungkin dia sibuk? oh ayolah tunggu saja, mungkin beberapa saat lagi, harus menunggu ya, wanita memang tugasnya menunggu kan? sayangnya malam itu lu ketiduran... dan terjaga pada jam setengah 1 malam. "AH YA AMPUN, gue pasti udah buat dia nunggu" gumam lu, lu langsung meraih handphone yang tergeletak disebelah boneka teddybear bewarna cokelat pemberian kakak laki laki lu, ketika lu berulang tahun ke 12 tahun, tapi yang lu lihat di roomchat itu bahkan gaada apa apa, tidak ada pesan darinya sama sekali. sama sekali gaada. Ada apa? saat itu, lu benar benar bingung, apa yang terjadi.
***
Merasa ada yang aneh dari dirinya, lu langsung mengirim sejumlah pesan kepada dia, spamming. "Hey" "kemana deh?" "sibuk ya?" "abis kuota?" "selamat malam sayang, i love youuuu" "mimpi indah yaa" ntahlah, saat itu pikiran lu langsung kemana mana, dini hari. bahkan saat dini hari pun lu gak bisa kembali tertidur, karena overthinking, takut. takut. terjadi sesuatu dengannya, takut. takut dia sebenernya sedang apa, kenapa sampai tidak sempat membalas pesan lu... sibuk? bahkan bulan itu sama sekali bukan bulan sibuk, lu bahkan gak sama sekali sibuk, ah tentu sekolah lu dan sekolah dia tentu berbeda, bisa saja saat sekolah lu memberikan tugas seabrek, sekolahnya memberikan dispensasi, dan ketika sekolah lu memberikan dispensasi, sekolahnya memberikan tugas seabrek, apalagi kalian beda kota bahkan pulau, nah... ayo positive thinking, lu harus percaya sama dia kan? lu sayang kan sama dia?
Namun, saat itu lu gabisa menghilangkan perasaan overthinking itu, dan lu terjaga sampai pagi. ntah apa yang sebenarnya yang lu lakukan selama terjaga, yang lu lakukan hanyalah melihat kembali chat lu dan dia, bahkan itu sama sekali ga membuat lu mengantuk, atau bahkan capek ketika me-scroll chat itu.
Ya. sudah pagi. lu memutuskan untuk mandi dan bersiap kesekolah, ah ayolah ini hari sabtu, tenang. besok hari minggu dan malam ini lu tentu bisa bersantai, atau sekedar berkirim chat kepada dia, kan? setelah lu mandi dan berganti baju, notif dari line memecah keheningan yang tercipta dikamar lu, lu senang bukan main, yang mengirim pesan ternyata dirinya. "Hey maaf ya, kemaren beneran abis kuota hehe, selamat pagi sayang, have a nice day! i love you" bukan main lu langsung membuka dan membalas pesan itu cepat as fast as you can. yang lu harapkan tadinya, dia langsung membaca pesan yang lu balas, namun ternyata tidak, sampai lu selesai sarapan dan sampai disekolah pun pesan lu belum dibaca juga, kenapa? apa lagi ini? bahkan sepengetahuan lu, hari sabtu sekolahnya diliburkan, bahkan sampai pelajaran dimulai lu bahkan tidak bisa konsentrasi karena hal ini, HEY AYOLAH FOKUS! sampai sampai guru bertanya kepada lu, lu tidak bisa memfokuskan kepada pertanyaan guru lu, karena hal ini.
Sampai teman teman lu bertanya apa yang salah kepada lu hari ini "jangan bilang ini gara gara itu cowo, bisa lah lu memanage waktu lu, mana waktu untuk dia dan mana waktu disekolah, pribadi gue sebenarnya ga setuju lu sama dia karena "beberapa" hal, salah satunya jarak, gue gamau lu dikecewain lagi sama orang yang jauh dari lu, thats hurt. dia bisa aja tertawa di roomchat tanpa tertawa direal-nya, dan tentu dia juga bisa bilang sayang sama lu tanpa sayang direal-nya, good luck."
***
LHAAAA! SERIUS AMAT BACANYA NJIR WAKAKAKKAKA.
[POJOK Q&A] LAH THOR LU NANYA SENDIRI JAWAB SENDIRI? SERAH W.
1. Q : INI CERITA LU THOR? KOK PAKE "LU" SIH?
A : SOTOY YAH, MAU INI CERITA GUE APA SIAPA KEK, GUE MEMBUAT POINT OF VIEW NYA, DENGAN "LU" DISINI, KENAPA? YOI BIAR FEELS NYA DAPET, BIAR KALIAN NGERASA!
2. Q : LU LDR THOR?
A : NGGA, GUE LONG DISTANCE RELATIONSHIP. IYA GA YA.
A : NGGA, GUE LONG DISTANCE RELATIONSHIP. IYA GA YA.
3. Q : THOR KO LU GANTUNG SIH CERITANYA?
A : SSG AKA SUKA SUKA GUE, GAK LAH INI SENGAJA AJA GUE GANTUNGIN, GUE EMANG SUKA GANTUNGIN CERITA, KAYA YANG POSTAN WEASLEY ITU YA, btw gue mau kasih tau kenapa gue gantung post weasley soalnya weasley udah tunangan ;_; TAPI PLS GUE GAPERNAH GANTUNGIN PERASAAN ORANG! CATET!
4. Q : KOK LU TUMBEN POSTAN NYA BENER BIASANYA ABSURD
A : PERCAYALAH GUE KALO LAGI GALAU, EMANG PASTI AKAN SERIUS. JARANG JARANG KAN, YA GAPAPALAH SEKALI KALI.
A : PERCAYALAH GUE KALO LAGI GALAU, EMANG PASTI AKAN SERIUS. JARANG JARANG KAN, YA GAPAPALAH SEKALI KALI.
*fin*
